Senin pagi ini begitu banyak harapan yg ingin ku wujudkan.
Lelah rasanya dengan aktivitas ku satu minggu belakangan ini.
Aku tahu ini adalah kisah hidupku, yang harus aku jalani.
Oh Allah...
Ketika aku berdo'a untuk mendapatkannya, ketika itu juga Engkau mengabulkannya.
Tapi apa yang akan aku lakukan? Aku mengeluh dengan aktivitas ini, aku merasa tidak sanggup dan begitu berat untuk menjalaninya.
Ya Allah...
Ampuni aku karena aku menyerah kali ini.
Semogaa jalan dan ridhoMu akan selalu menyertaiku dengan rencanaMu yang lebih indah.
Sejenak akan aku dinginkan dahulu pikiranku, ingin bebas dari semua beban yang aku rasakan.
#SemangatSeninPagi
Minggu, 14 Agustus 2016
Aku Lelah dan Aku Lemah
Ya Allah Dekatkan Aku dengan Orang-orang Tulus.
Kamis, 14 Juli 2016
Titipan Rindu
Senja...
Tolong jangan biarkan aku terlelap dalam kesedihan.
Kesedihan karena merasakan hilangnya kehadiran seseorang itu sangat menyiksa.
Senja...
Mengapa jalannya jadi harus begini?
Aku seperti orang yang tak tentu arah memikirkan seseorang yang mungkin tidak memikirkanku.
Senja...
Kutulis puisi ini karena aku percaya hati ku akan sedikit lega dengan mengeluarkan air mata dalam setiap kata demi kata yang aku rangkai.
Senja...
Jelaskan padaku apa yang sebenarnya aku rasakan?
Apakah aku kecewa? Apakah aku salah?
Senja...
Mungkinkah aku kecewa? Atau mungkinkah aku salah karena aku telah terlalu jauh memberikan perasaan yang seharusnya aku pastikan terlebih dahulu untuk siapa hatinya berlabuh?
Senja...
Hatiku tidak salah kan?
Senja...
Aku terlihat kecewa, tapi aku tidak pernah menyesal dengan semua perasaan ini.
Aku hanya bisa tersenyum dihadapan orang banyak, terlihat begitu ceria untuk menutupi semua sakit yang aku rasakan.
Senja...
Kutitip rindu untuk seseorang yang namanya selalu hadir sebagai salah satu bagian yang ada dalam do'aku.
Senja...
Bantu aku untuk kuat, bantu aku untuk bangkit, dan bantu aku untuk berhenti merasakan rasa sakit.
Senja...
Untuk saat ini, biarlah begini.
Mungkin rasa itu masih ada dalam hatiku, tapi rasa yang ada dalam hatinya apakah masih ada?
Syukron untuk kehadirannya~
Assalammu'alaikum...
Senin, 11 Juli 2016
Oh Senja~
Suatu hari saat aku masih begitu kecil...
Aku melihat begitu indahnya senja diawali dengan terbitnya matahari yang menghangatkan suasana.
Tanpa beban apapun yang aku rasakan, tanpa masalah apapun yang aku takutkan.
Panggilan-panggilan ajakan teman-temanku pun terdengar nyaring dan riang menyambut hari baru di senja itu, rasanyaa begitu menyenangkan.
Malaikat tak bersayap, yaitu Mama menyiapkan sarapan, membantu aku menyiapkan air hangat untuk mandi, dan memakaikan pakaian yang begitu riang, lalu malaikat itu mengizinkan aku untuk bermain tanpa beban.
Oh.. Ya Allah..
Kini usiaku bertambah, dan aku pun beranjak dewasa, namun rasanya aku ingin kembali menjadi anak-anak, karena dengan begitu aku tak harus memikirkan beban apapun.
Aku mulai mengerti bahwa...
Menjadi dewasa tidaklah mudah, sakit demi sakit yang mengiris hati terasa banyak menghampiri.
Sakitnya ketika dalam kegagalan, sakitnya saat belum bisa membahagiakan orang tua, sakitnya dalam menyayangi seseorang yang entah hatinya untuk siapa.
Ya Allah...
Terimakasih untuk semuanya, jika Engkau mengizinkanku untuk lebih lama lagi di dunia ini, maka izinkanlah atas kehendakMu aku bisa berubah menjadi insan yang lebih baik dari sebelumnya, lebih bisa mendekatkan diri padaMu Ya Allah.
Ampuni aku atas semua naluri dan perbuatanku yang salah, ampuni aku Ya Allah.
Astagfirulloh.. Astagfirulloh...Astagfirulloh...
Minggu, 03 Juli 2016
Kamu 'Belum' Sepenuhnya Jujur
Ya allah...
Maafkan aku jika aku sayang dan mencintai orang yang belum tentu benar.
Ya allah...
Aku hanya bingung dengan keadaan dan karakter dia.
Ya Allah...
Aku merasa aku hanya orang yg dia jadikan teman saat dia tidak punya teman.
Ya Allah...
Aku peduli segala sesuatu ttg dia, tapi sepertinya dia tidak peduli apapun itu ttg aku.
Ya Allah...
Satu ucapan kalimat yg dia ketik membuat hati terasa sesak itu bisa merubah segalanya, yang pada awalnya aku mulai luluh dan percaya bahwa dia juga tulus, kali ini aku tidak percaya.
Ya Allah...
Apakah kata orang-orang benar? Benar bahwa aku memperjuangkan orang yang salah?
Ya Allah...
Tunjukanlah bagaimana aku harus melangkah maju atau melangkah mundur.
Ya Allah...
Sadarkanlah dia bahwa seharusnya dia tidak berbuat itu, buka dan ketuk pintu hatinya bahwa dia seharusnya tidak menyia-nyiakan orang yg menyayanginya, karena suatu saat dia bisa kehilangan orang yang peduli padanya, akan merindukan kasih sayang yang tidak pernah dia dapat dari siapapun, karena sayang ini benar-benar tulus ya Allah.
Tapiii...
Jika dia tetap tidak berubah, aku mungkin akan benar-benar pergi dalam waktu dekat tanpa harus diberitahu bagaimana caranya mundur oleh orang lain, karena aku tahu bagaimana seharusnya aku melagkah mundur :(
Kamis, 23 Juni 2016
Kamu adalah alasan~
Assalammu'alaikum..
Semoga hari kamu selalu dilimpahkan kebahagiaan unch.
Terimakasih untuk kepeduliaannya, terimakasih telah membawa aku kembali bangkit dari keterpurukan perasaan yg pernah aku rasakan teramat sakit.
Awalnya aku ragu, ragu dengan perasaan ini. Perasaan ya telah Allah anugerahkan padaku.
Unch, aku bener-bener merasa nyaman, sepertinya hati ini sudah jatuh pada hati kamu unch.
Unch...
Terkadang aku ragu, ragu dengan sikap kamu yg kadang terasa begitu dingin. Aku ragu apakah kamu benar memiliki rasa sayang padaku seperti halnya aku memiliki rasa sayang sama kamu unch?
Unch, maaf kadang aku membuat kamu bingung, aku hanya butuh kepastian, karena aku takut seseorang dari masa lalu kamu memang sedang kamu tunggu.
Unch...
Aku juga memiliki seseorang dari masa lalu, tapi entah mengapa kali ini aku lebih merasa bahagia dekat kamu daripada terus memikirkan dia unch.
Bersama kamu aku tau namanya kesederhanaan cinta dan mencintai.
Unch, pertemuan dan kedekatan ini telah Allah rencanakan bukan?
Unch, perasaan sayang ini telah Allah titipkan untuk kamu.
Unch, aku tau kamu bukanlah tidak peduli, hanya saja cara mencintai kamu yg berbeda~
Unch, ketika kamu memberikan kenyamanan, tolong jangan pergi. Karena ini bukan saatnya untuk kamu pergi, aku butuh kamu untuk ada disini.
Dan satu hal yang harus kamu tau unch, hujan tidak pernah tau membasahi apa, tapi air mata ini tau jatuh untuk siapa :(
Jumat, 17 Juni 2016
Cinta Dibalik Diam
Bermula dari kedekatan yang entah bagaimana kita dekat.
Disaat aku tenggelam dalam proses melupakan seseorang yang begitu lama ku kenal dalam ketidakpastian belaka.
Kala itu..aku memutuskan untuk menutup pintu hatiku. Namun...entah mengapa saat mengenal kamu, aku seolah bisa melupakan apa yang terjadi sebelumnya. Dinginya perlakuan dan sikap kamu itu ngangenin lah yaaa..
Awalnya aku merasa, bahwa itu hanya candaan kita bedua saja, berlaga bagaikan orang yang berpacaran, bercerita layaknya cerita orang berpacaran, berperan sebagai sepasang kekasih.
Hati ini kadang bingung, apa mungkin Allah telah menganugerahkan perasaan untukmu? Jika memang, bolehkah aku bertanya?Apakah Allah juga memberikan anugerah yang sama padamu, sehingga kamu dianugerahi perasaan untukku?
Entahlah...
Aku bingung, kadang kala kamu dan aku hanyalah sedang berakting memerankan sepasang kekasih,kadang kala kita berlaga dalam keseriusan.
Dan saat kita diberikan waktu untuk berdua, tidak terlihat bahwa kamu benar-benar mencintaiku, walaupun rasa khawatir tersirat dalam setiap perkataanmu.
Maafkan hati ini jika ternyata aku telah merasa nyaman bersamamu, dan tolong tunjukanlah apa sebenarnya isi hati kamu!
~Damaikanlah hatiku dengan ketentuan-Mu ya Allah :')
Minggu, 12 Juni 2016
Berakhirnya Cerita Tentang Kita
Berakhirnya Cerita Tentang Kita
Berawal dari masa orientasi peserta didik baru di salah satu SMK yang berada di Bandung, tak terasa kini aku adalah seorang siswi sekolah menengah kejuruan. Rasanya sama seperti masa orientasi lainnya, yang berbeda hanya jenjang pendidikan dan lingkungan baru saja menurutku, namun... yang membuat suasana ku merasa sangat berbeda adalah saat aku berkenalan dengan seorang pria bernama Guntar, berkenalan dengannya sangat berkesan bagiku.
Masa orientasi pun telah berlalu, aku pun mulai menikmati suasana baru di sekolah baruku ini, kisah cinta pun mulai terjalin saat temanku Raihan memintaku untuk menjadi kekasihnya, sayangnya hubungan kami terjalin tidak begitu lama. Tidak lama kemudian, aku mulai dekat dengan Guntar, ya.. Guntar orang yang aku kenal saat masa orientasi. Sebenarnya Guntar adalah teman Raihan, namun entah mengapa rasanya aku lebih nyaman berada dekat Guntar, dibandingkan Raihan. Hari-hari pun berlalu, hingga pada suatu hari aku dan Guntar pun resmi berpacaran. Sungguh rasanya ini sangat membahagiakan.
Hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan, bahkan tahun demi tahun aku lalui bersama Guntar. Layaknya orang berpacaran, kisah cinta kami pun terjalin begitu terasa indah. Bagaimana tidak, hampir tiga tahun kami berpacaran, rasanya seperti tidak ada kisah cinta lain yang mampu mengalahkan kisah cinta kami. Mmm.. namun saat kita dinyatakan lulus dari SMK perasaanku mulai khawatir tak tentu arah. Guntar memustuskan untuk kuliah, aku harap cinta dia tidak akan berubah walaupun kami tidak bersama seperti halnya saat di SMK.
Saat Guntar telah menjadi seorang mahasiswa, aku memustuskan untuk bekerja di salah satu perusahaan swasta di Bandung. Untungnya, komunikasi kami tetap perjalan, kami pun masih sering bertemu seperti halnya dulu, rasanya seperti tidak ada yang berubah. Namun... suatu hari saat dimana aku tengah berdua dengan Guntar, handphone Guntar berdering, dan ternyata seorang perempuan menelponnya, aku tak berpikiran negatif, hanya saja ada yang aneh dengan jawaban Guntar ketika aku tanya mengapa perempuan itu menelponnya, saat itu Guntar menjawab “Ini temen satu kampus, kasih tau kalau ada dosen”. Alasannya tidak meyakinkan bagiku, tapi yasudahlah mungkin itu benar.***
Apa yang terjadi dengan hubunganku yang terjalin begitu lama ini, aku tak habis pikir saat mengetahui bahwa ternyata Guntar selingkuh, ya.. selingkuh dengan perempuan yang sempat menelponnya waktu itu. Hubungan kami pun usai, rasanya sulit bagiku , perihnya hati membuat nafas terasa sesak, tidak mudah bagiku untuk melupakan Guntar.
Kami memang sudah tidak memiliki hubungan khusus, namun rasa sayang dan cinta ini sama sekali belum hilang, semua kenangan begitu melekat dalam hati dan pikiranku. Sejak saat hungungan kami putus, aku masih belum bisa melupakan Guntar, dan itu sudah hampir satu tahun lamanya. Kami memang masih saling berkomunikasi melalui e-mail, yang tak habis pikir, mengapa aku selalu membantu Guntar ketika dia membutuhkan, lalu kemana pacarnya? Entahlah aku tak memikirkan pacarnya itu, masih berkomunikasi dan bisa menolong Guntar saja itu sudah cukup bagiku.
Apa yang salah denganku? Apa salah jika aku terus berjuang untuk mendapatkan cinta Guntar kembali? Menurutku seseorang yang selalu ada akan kalah dengan seseorang yang istimewa. Tidak banyak teman-temanku yang mendukungku untuk terus memperjuangkan cintaku untuk Guntar, karena menurut mereka aku harus melupakan Guntar dan membuka hati untuk orang lain. Rasanya sulit, sesak dan sakit hati yang selalu aku terima. Bahkan semangatku pun naik turun, antara harus terus berjuang atau menyerah dan melupakan Guntar.***
Suatu hari pikiranku pun berhasil bercabang, aku mulai sadar bahwa aku memang harus berhenti mengejar cinta yang tidak pasti, aku pun tahu cinta memang tidak harus memiliki, dan cinta pada orang yang salah itu memang tidak harus kita pertahankan. Aku pun bangkin dari keterpurukan dan memutuskan untuk berhenti mengejar Guntar, semua kenangan yang ada sebisa mungkin aku hapus dalam ingatanku, karena cintaku selama ini memang benar-benar salah untuk aku perjuangkan.
INSPIRED BY A TRUE STORY OF MISTRIA SILFIA
Sabtu, 14 Mei 2016
Sahabatku yang Emosional
Tekadku adalah...
Merubahmu menjadi lebih sabar walaupun aku bukan orang yang memiliki kesabaran yang tinggi
Lalu...
Mengajakmu agar tidak selalu menghina orang terhadap kelemahan orang itu
Selain itu...
Mencoba memberitahumu agar kamu mengerti tidak semua orang dapat menerima candaan kasar mu...
Dan...
Mengingatkan mu bahwa menjadi orang yang mudah marah itu tidak baik :-) :-) :-)
Dengarlah...
Walaupun aku sering sakit hati olehmu , tapi itulah gunanya sahabat mencoba dan pura-pura tersenyum walaupun perkataanmu tidak berkenan dihatiku..
Mencoba bercanda padahal hati sakit..
Semoga kelak emosimu akan terkontrol yaaa
Karena walaupun itu candaan, tetap saja orang yang tersakiti hatinya olehmu memiliki do'a yang bisa dikabulkan do'anya.
Jumat, 13 Mei 2016
Hujan
Hai hujan, terimakasih karena telah menemani tetesan air mata yang jatuh subuh ini.
Hujan kau tak pernah tahu membasahi apa
Tapi aku tahu air mata ini jatuh untuk siapa
Hujan tolong sampaikan bahwa aku takut
Takut terbawa perasaan yang terlalu jauh
Hujan...
Rasanya kok sakit ya?
Hujan...
Sampaikan bahwa dengan menjadi temen hubungan aku dan dia akan baik-baik saja..
Hujan...
Siapa yang harus aku salahkan?
Hujan...
Aku ingin menghindar tapi rasanya sulit
Hujan...
Kirimkan pesan untuknya, bahwa aku....
Tidak berharap banyak padanya!
Unch hoho
Cerita di blog ini banyak yg aku delete wkwk, tunggu saat nanti aku share tulisan-tulisan aku yg lain yaaaaa ;)
Lagi sedih soalnya, rasanya ingin hapus semua cerita yg ada, apapun itu!!!
Sabtu, 23 April 2016
Ucapan Terimakasih
Hai Witri Herawati dan Siti Nurhasanah yang rempong-rempong
Makasih yaaa asa jadi banyak inspirasi malem ini, lumayan buat nambah tulisan wkwkwkwk
Kalian boleh curhat dan cerita ttg yang seru-seru yaaa, nanti kalo ceritanya menarik kita gabungin jadi cerpen 'rempong' wheheheh
Semangat!
Jodoh?
Hai...
Selamat malam.
Kali ini aku mau post ttg curhatan sahabat-sahabat aku yang ngomongin ttg 'Jodoh'.
Seorang sahabatku berkata bahwa kita harus menyelipkan do'a kita salah satunya untuk jodoh kita, agar Allah mempermudah urusan jodoh kita, agar Allah mendekatkan jodoh kita.
Yups, itu memang benar. Karena walaupun jodoh itu sudah di siapkan oleh Allah, kita harus tetap ikhtiar salah satunya dengan do'a.
Namun terkadang, seseorang yang kita inginkan menjauh, dan orang lain yg tidak kita inginkan mendekat. Mengapa ya?
Itu karena Allah selalu memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yg kita inginkan.
Tetap berprangsangka baik ajaa yaaa, dan jangan lelah untuk berdo'a.
Semoga kita semua diberikan jodoh yang mampu membimbing dan menuntun kita ke jalan yang di ridho'i Allah, jodoh yang mencintai kita, mencitai keluarga kita, dan mencintai keluarganya sendiri. Aamiin
Hehehe
Jumat, 11 Maret 2016
Perubahan Sikap Seorang Teman
Hai..
Teman adalah seseorang yang menjadi teman ngobrol, seseorang yang meminta atau memberi bantuan.
Teman juga seseorang yang bisa menjadi orang yang selalu ada ketika kita membutuhkan.
Namun...
Apa jadinya apabila seorang teman berubah menjadi orang yang tidak kita kenali?
Rasanya sih ingin mencari tahu, apa penyebabnya..
Apakah karena kita bersalah?
Ataukah karena dia tidak senang lagi berteman dengan kita?
Mungkin banyak penyebabnyalah ya...
Perubahannya mungkin sederhana, dari biasanya selalu meminta pendapat dari curhatannya, meminta bantuan ketika dia kesulitan, mendengarkan cerita kita sekarang tidak lagi.
Ya sudahlah..
Yang penting jangan kita yang berubah pada mereka heheh
#Sorry...Tulisannyaberbelit.
Minggu, 21 Februari 2016
Pengalaman Berpidato dalam Bahasa Jepang
Suatu hari aku ditawarkan untuk ikut lomba berpidato dalam bahasa Jepang oleh guruku. Aku tertarik dan aku pun setuju untuk ikut serta dalam lomba tersebut.
Aku menyetujuinya karena aku memang suka belajar bahasa Jepang. Menurutku ini akan menambah pengalaman juga menambah wawasanku tentang cara berpidato dalam bahasa Jepang. Untuk itu, aku berlatih dengan guruku.
Hari pertama latihan, aku diperintahkan untuk membuat terlebih dahulu isi dari pidato yang akan ku sampaikan. Kemudian, guruku menerjemahkannya kedalam bahasa Jepang. Setelah itu, aku pun membaca teks tersebut berulang-ulang.
Hari berikutnya, aku mencoba menghapal teks tersebut, hingga pada akhirnya aku dapat menghapal seluruh isi teks tersebut.
Hingga pada akhirnya hari perlombaan di mulai, tepatnya pada bulan April 2015 lalu. Tidak ku sangka aku mendapat no urut pertama, saat itu aku sangat kaget dan cemas , tapi guruku mencoba memberiku semangat.
Namaku pun di panggil , aku naik ke atas panggung dan membacakan teks pidato yang telah aku hapalkan. Akhirnya setelah penampilanku selesai, ternyata banyak sekali siswa sekolah lain yang sangat bagus penampilannya. Tapi tak masalah, yang penting aku telah berusaha.
Aku memang tidak juara dalam perlombaan itu, tapi setidaknya pengalamanku bertambah. Aku juga dapat merasakan rasanya berpidato di sekumpulan orang yang tidak aku kenal. Aku pun senang karena bisa melihat juri yang berasal dari Jepang. Sungguh pengalaman yang sangat menyenangkan.
Sabtu, 20 Februari 2016
Simulation of Computer Based Test (TO Online)
Tahun ini sekolahku menggunakan sistem CBT (COMPUTER BASED TEST) untuk UN.
Satu angkatan merasa khawatir, karena harus mengerjakan soal didepan layar komputer dengan waktu pengisian yang tersisa terpampang disana.
Aku pun sama...
Sama-sama kaget
Apalagi saat TO hari pertama aku mengerjakan soal dengan deg-degan, walaupun aku sudah belajar.
Namun...
Saat hari kedua dan seterusnya aku lewati
Aku merasa...
Menggunakan sistem CBT tidaklah menakutkan seperti apa yang aku pikirkan, malahan kita dapat mengatur waktu dan juga menghemat penggunaan kertas.
Soal yang masih kita jawab dengan ke-Ragu-raguan pun bisa kita kerjakan kembali jika waktu masih tersisa.
Pokoknya jadi lebih efektif .
Bismillah...
Semoga saat UN juga berjalan lancar. Amiin...
Malas
Hai malas, mengapa kadang kala kau menghampiriku.
Membuatku lelah dan bosan menjalani sesuatu
Tahukah kau?
Karena kau waktu ku terbuang percuma.
Hanya diam yang bisa ku lakukan saat kau dekatku.
Menyingkirlah kau malas aku muak denganmu.
Pergi!!!
Ayo pergi!!!
Banyak hal yang perlu aku lakukan hari ini
Jika kau tak pergi aku akan membuat kau tak bisa datang lagi!
Pergi..................
Ketika malas datang~ So Sad ;((
Jumat, 19 Februari 2016
Kecewanya Guru Padaku..
Assalammu'alikum ibu...
Ibu walikelas ku yg terhormat, yang selalu aku pikirkan kesehatannya seperti halnya aku memeikirkan ibuku.
Ibu, maaf kan kami kami hari ini tidak masuk sekolah hampir 97% dari siswa kelas ibu ;(
Untuk aku pribadi aku sangat minta maaf, aku kira karena TO tidak ada jadwal, maka sekolah di bebaskan dahulu, tapi ternyata walaupun tidak ada KBM absen tetap berjalan.
Aku minta maaf bu, walaupun balasan ibu hanya "Ya" tak masalah. Bagiku guru adalah sumber pengetahuanku di sekolah, walaupun temanku berkata "Sudahlah buat pengalaman yg bisa kita ceritain nantinya, jangan terlalu baik". Tapi aku tetap akan meminta maaf kembali sama ibu ;((.
Aku sayang Ibu Walikelas ku , maafkan aku bu...