Bermula dari kedekatan yang entah bagaimana kita dekat.
Disaat aku tenggelam dalam proses melupakan seseorang yang begitu lama ku kenal dalam ketidakpastian belaka.
Kala itu..aku memutuskan untuk menutup pintu hatiku. Namun...entah mengapa saat mengenal kamu, aku seolah bisa melupakan apa yang terjadi sebelumnya. Dinginya perlakuan dan sikap kamu itu ngangenin lah yaaa..
Awalnya aku merasa, bahwa itu hanya candaan kita bedua saja, berlaga bagaikan orang yang berpacaran, bercerita layaknya cerita orang berpacaran, berperan sebagai sepasang kekasih.
Hati ini kadang bingung, apa mungkin Allah telah menganugerahkan perasaan untukmu? Jika memang, bolehkah aku bertanya?Apakah Allah juga memberikan anugerah yang sama padamu, sehingga kamu dianugerahi perasaan untukku?
Entahlah...
Aku bingung, kadang kala kamu dan aku hanyalah sedang berakting memerankan sepasang kekasih,kadang kala kita berlaga dalam keseriusan.
Dan saat kita diberikan waktu untuk berdua, tidak terlihat bahwa kamu benar-benar mencintaiku, walaupun rasa khawatir tersirat dalam setiap perkataanmu.
Maafkan hati ini jika ternyata aku telah merasa nyaman bersamamu, dan tolong tunjukanlah apa sebenarnya isi hati kamu!
~Damaikanlah hatiku dengan ketentuan-Mu ya Allah :')
Jumat, 17 Juni 2016
Cinta Dibalik Diam
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar