Jumat, 03 Maret 2017

Hal yang Menyakitkan

Saat ini adalah saat dimana...
Saat tak seorang pun bisa mendengar apa yang ingin ku keluhkan..
Saat tak ada pundak untuk aku bersandar..
Saat tak ada yang tau bahwa aku lelah..
Saat tak seorang pun tau bahwa aku merintih kesakitan..
Saat hanya air mata yg bisa aku keluarkan..
Saat aku merasa lemah tapi tak ada yang bertanya mengapa aku dan bagaimana keadaanku..
Saat aku hanya bisa menutupinya dengan senyum..
Padahal ini sakit  Ya Allah..
Malam ini begitu sakit sampe aku tidak bisa tidur lagi.
Ingin rasanya menjerit.
Mengapa saat hati ini sakit fisik pun sedang dalam keadaan sakit..
Lebih sakit karena tak ada seorang pun yang tau atau coba mencari tau.

Mama?Bapa?
Aku rindu dimana kalian selalu tau bagaimana keadaanku :(

Kamu?
Aku tidak berharap jadi orang yang kamu prioritaskan (lagi)
Tapi...
Mengapa tidak pernah lagi kamu bertanya "gimana hari kamu? Ngapain aja hari ini? Udah makan belum? Sehat terus ya? Jaga kesehatan?"
Lalu...
Kemana suara kamu yang selalu jadi prioritas dalam dering telponku?
Lama yaaa kamu ga pernah telpon :(
Aku rindu benar2 rindu kamu yg dlu.
Yang diawal selalu manis dan manis.
Sekarang?
Aku merasa kamu bukan org yang pertama aku kenal.

Andai seseorang membaca apa yang aku rasa, apakah yang kalian ingin lakukan saat di kondisi seperti ini?
Saat tubuh kalian begitu lemas namun tak ada seorang pun yang tau, bahkan diri sendiri pun tak tau kenapa tubuh ini 😭

Sabtu, 14 Januari 2017

Lahirnya Hati Baru

Kesedihan mengajarkan kita untuk lebih kuat.
Kesedihan mengajarkan kita untuk bangkit.

Awalanya....
Aku merasa bahwa hati ini seakan robek dan dirobekkan oleh seseorang yang salah yang pernah hadir kedalam hatiku sebelumnya.
Cukup lama hingga pada akhirnya aku bisa benar-benar MOVE ON.

Alhamdulillah...
Hati ini kembali dapat menerima hati baru yang Insya Allah tepat.
Tepatnya setelah berhasil melupakan seseorang yang dulu sangat aku harapkan, Allah mendekatkan beberapa orang dalam kisahku.

Namun...
Hanya ada satu hati yang mau bersahabat dan diterima oleh hatiku tepatnya pada awal november 2016 lalu
Cukup aneh rasanya, karena sebelumnya antara kami hanyalah sebagai rekan satu tempat kerja hehe.
Tapi itulah rencana Allah, perlu luka terlebih dahulu hingga pada akhirnya kita bisa menemukan orang yang lebih tepat.

Dia baik.
Dia apa adanya.
Dia alasan aku agar selalu bisa tersenyum.
Dia humoris.
Dia cukup romantis hihi
Dan...
Dia adalah orang yang saat ini dan seterusnya ingin aku sayangi.
Dia adalah salah satu bagaian yang selalu ada dalam setiap do'aku.

Teruntuk dia...
Jaga hati yaaaa...
Jaga mata dan pandangan juga.
Aku bukanlah seseorang yang sempurna, kekurangan dan kelebihannya saling lengkapi yaaa
Aku tidak selalu bisa berada disampingmu, namun do'aku Insya Allah selalu mengiringimu.

Angin,..
Terbangkan hatiku hanya untuknya yaaa
Lalu terbangkan pula hatinya untukku yaaa

Hujan...
Basahi hatinya agar selalu lembut dan tidak keras yaaa.
Basahi hatiku pula, agar kita selalu samasama dingin dalam menghadapi masalah kecil ataupun besar.

Love you so much ({})