Dear Malam...
Ini Aku..
Aku yang sendiri..
Entah pada siapa yang mengaku Aku ini ingin mengungkapkan apa yang yang ia rasakan.
Aku adalah manusia yang jauh dari kata sempurna.
Aku adalah manusia yang mungkin sering menyakiti hati orang lain.
Aku adalah manusia yang mungkin belum bisa menjadi seorang teman yang baik.
Aku adalah manusia yang mungkin belum bisa menjadi seorang pemimpin yang baik.
Aku adalah manusia yang mungkin tidak pantas dihargai keberadaannya.
Aku adalah manusia yang mungkin pantas untuk selalu di debat perkataannya.
Aku adalah manusia yang mungkin kini hampir menyesal telah terlalu dekat dengan orang yang mungkin seharusnya jauh.
Aku adalah manusia yang tengah kecewa dengan dia.
Malam menjawab..
"Dia?"
"Siapa dia? Dia siapa? Dia yang mana?"
Lalu, sesosok Aku kembali menjawab...
Dia yang sebelumnya dipertemukan dengan sesosok Aku dan begitu canggung.
Dia yang sebelumnya begitu menghargai ucapan dan perkataannya kepada sesosok Aku.
Dia yang sebelumnya menjadi semakin dekat.
Dia yang sebelumnya mengisi tawa sesosok Aku.
Dia yang sebelumnya telah dianggap seseorang yang sangat dekat oleh sesosok Aku.
Dia yang sebelumnya tak pernah selalu mendebat perkataan dari sesosok Aku.
Dia adalah sesosok yang sekarang sudah bisa mengerjakan semua tanpa sesosok Aku lagi.
Dan Dia yang mungkin sudah tau bagaimana bersikap seharusnya dengan sesosok Aku.
***
.
.
.
Sesosok Aku kembali mengadu...
Malam, tahukah kamu...
Hati ini dingin, tidak tau harus bersikap bagaimana. Tidak tau harus berbuat apa.
Yang jelas Aku tau dia baik, sangat baik. Dengan kebaikannya yang juga telah dan pernah dilakukan.
Tapi...
Lidahnya jahat!
Nada tinggi itu masih terngiang, begitu juga dengan perdebatan sebelumnya
Sehingga membuatku benar-benar hampir menyesal karena membuatnya begitu dekat dan mengetahui siapa aku~
WHAT IS A FRIEND?
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus