Jumat, 30 Agustus 2019

Nafasku Ujianku~

Dua puluh satu tahun silam aku dilahirkan ke dunia.
Tak ingat bagaimana aku mengeluarkan suara tangisan pertamaku saat itu.
Tak ingat juga bagaimana rasanya melihat dunia untuk pertama kalinya.

Terkadang bertanya pada diri sendiri,  apakah ada yang tidak menginginkan kehadiranku saat itu? 
Namun pertanyaan macam apa ini?!

Aku hidup untuk tumbuh..
Tumbuhlah aku menjadi seorang anak anak
Anak anak yang senang bermain pada umumnya..

Tak banyak kata yang bisa kutuliskan bagaimana masa kecilku saat itu,  karena terlalu panjang..

Aku hidup untuk belajar...
Saat pertama kalinya Mama mendaftarkan aku di salah satu Taman Pendidikan Al-Qur'an setara TK kala itu..

Setelah itu aku didaftarkan ke Sekolah Dasar,  Sekolah Menengah Pertama dan Atas .

Aku hidup untuk maju...
Selepas selesai sekolah,  langkahku terhenti karena belum bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Tapi..

Aku hidup untuk terus berjuang..
Langkahku terhenti bukan berarti aku mati..

Aku hidup untuk bekerja..
Bekerja dengan tidak mematikan mimpi-mimpiku..
Sering kali berpindah-pindah tempat kerja kala itu..

Sampai akhirnya aku memustuskan untuk bertahan selama 6 bulan bekerja sebagai kasir di sebuah kafe..

Gaji yang kudapat tidak begitu besar,  tapi aku sisihkan untuk biaya Kursus Bahasa kala itu karena saat itu aku sangat berkeinginan keras untuk melanjutkan pendidikanku, aku rasa jika itu belum bisa diraih..

Kenapaa aku tidak mengisi waktu kosong ku setelah bekerja dengan kursus?
Itulah sebabnya aku ambil kursus selama kurang lebih 4 bulan.

Aku hidup untuk berpindah..
Selesai kursus aku tidak lagi bekerja di kafe..

Aku ambil part time dan tawaran internship kala itu..
Itupun tak bertahan lama, sampai akhirnyaaa aku bekerja ditempatku saat ini..

Tempat yang memberiku banyak pengalaman dan pelajaran hidup.
***

Cerita hidup tidak selancar tulisan yang kubuat dari awal paragraf sampai bagian ini..
Tidak..

Terkadang aku tak sanggup menjalani apa yang sedang berlaku..

Terkadang aku merasa hati tertekan dan sesak..

Terkadang aku merasa tidak bermanfaat..

Terkadang aku merasa tidak pantas..

Terkadang pula aku tidak bisa mengontrol emosi dan tangisan..

Aku paham.. 
Bahwa nafasku adalah ujianku..
Iyaaa ujian!  Ujian hidup yang kadang terasa berada diluar batas.
Ujian perasaan..
Ujian kegelisahan..
Ujian keraguan..
Ujian kejahatan..
Ujian prasangka jahat..
Ujian dan ujian lainnya..
***

Aku terkadang benci sebagai pemikir dan perasa panjang,  karena itu menyiksaa..

Tidak perlu banyak bicara untuk menerangkan aku siapa dan bagaimana karakterku..

Karena baik dan benar itu bukan dari mulut,  tapi dari tindakan dan kenyataan yang berlaku..

Aku hidup untuk bangkit!
Aku hidup untuk maju!
Aku hidup untuk kejujuran!
Aku hidup untuk bermanfaat!
Aku hidup untuk berbagi!
Aku hidup untuk kehidupan!

Dan..

Aku hidup untuk mati~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar