***
Aku hanya duduk saja bersama temanku. Duduk di ruang tunggu keberangkatan.
Saat itu rasanya lama sekali, terlebih jadwal keberangkatan delay.
Tidak banyak yang bisa kita lakukan, just buy something then eat.
***
Ini kali pertama keberangkatanku keluar negeri. Be like I'll go so far away. *Lebay
I just enjoy to wait then go.
Rasanya seperti ingin dan tak ingin pergi.
Tapi.. Jika aku pergi, jelas aku akan mendapatkan sesuatu yang luar biasa.
So, pergi sajalah. Xoxo.
***
Kini aku mendekat ke tempat free charging di airport dan menyimpan handphone ku.
Lalu, seorang tourist mendekat dan berkata "Sorry, can you keep my phone?"
Dan aku jawab "Oh okay, i'll keep your phone"
Tourist itu pun pergi dan berterimakasih.
Sepertinya dia dari Turki. Maybe xoxo.
Akhirnya setelah lama menunggu aku siap terbang ke Malaysia. Haha
Dan ternyataa...
Ketemu lagi yaa sama tourist itu. Yes, i guess! Dia mau ke Kuala Lumpur juga sepertinya.
***
Duduk!Pasang belt! I'll fly. Xoxo
Lebay yaa😂
Skip!
Let's read my experience guys💪
(Mulai baku ya bahasanya)😆
***
Di pesawat..
Nampak seorang ibu berjilbab merah memintaku untuk memasangkan belt. Setelah ku pasang, dia bertanya dan akhirnya bercerita mau kemana dia dan mau apa dia ke Malaysia.
Ternyata dia akan bekerja sebagai seorang TKW di Malaysia.
Menjadi seorang pembantu rumah tangga di negeri orang bukanlah yang dia inginkan.
Tapi keadaan yang memaksanya untuk pergi.
Suaminya sakit keras, tidak ada yang bisa membiayainya.
Tapi..
Sungguh malang nasib ibu itu. Dia bekerja di Malaysia mendapat kekerasan dari majikannya.
Dia disiksa bahkan hampir 3 tahun gajinya tidak dibayarkan.
Makan pun hanya dengan garam dan nasi sisa.
Tapi dia tidak melawan ataupun melapor.
Keluarganya saja bertanya dia selalu menjawab baik-baik saja.
Setelah sekian lamanya dia bisa bebas dari majikannya pun sudah bersyukur. Walau dia pulang dengan tangan kosong dan baju yg tak layak pakai.
Aku heran..
Mengapa dia memustuskan kembali ke Malaysia dan menjadi TKW lagi setelah dia pernah mengalami pengalaman begitu pahit.
Ternyata dia mendapatkan majikan baru dan dia sangat berharap besar pada majikannya itu.
Pengalaman pahitnya tidak dijadikan halangan untuk berpikir positif terhadap pekerjaan di tempat barunya. Sungguh gigih hanya untuk membiayai suami dan anaknya.
Pelajaran yang dapat diambil adalah begitu pentingnya pendidikan agar kita tidak diinjak oleh orang lain yang kedudukannya lebih tinggi.
Tidak dianggap lemah dan diperlakukan semena-mena.
Hanya bisa mendoakan ibu itu agar diperlakukan lebih baik oleh majikannya yang baru :'
***
That's my first story of this post yaaaa guys😂
Next...
Tidak terasa pesawat yang kunaiki sudah akan mendarat.
Akhirnya aku turun di salah satu bandara di Kuala Lumpur.
Merasa bingung dimana bagasi pesawatku diturunkan😅
Just ask to people.
Me :Hello! Where's i can take my baggage?
X : Just go to gate 3!
Lalu aku mencari kemana arah gate 3.
Hoalah banyak sekali pintu gatenya.
Tanya lagi sajalah.
Me: Hello! Can you show me the way to gate 3? I want to take my baggage.
X : Take the train first!
Lah..
Naik kereta ya :'
Saat aku hendak menaiki kereta...
Eh ada tourist yang tadi di bandara Soekarno Hatta tuh.
He : Hello! Nice to see you again. I want to take my baggage. Did you know where i can get my baggage?
Me : Ya, i'm already know. I asked to someone and she said we must take the train. Just go with me.
He : Are you serious?
Me : Yes, you can follow me if you trust me
Lah dia banyak tanya. Kayak gak yakin gitu. Hihi
Akhirnya dia naik kereta yang sama. Dan dia bertanya banyak tentang dari mana, mau kemana, tujuanku, dan lainnya.
Ternyata kita sama sama baru pertama kali pergi ke Kuala Lumpur.
Di bandara kita nguber-nguber dimana koper kita bisa diambil.
Sempat bingung karena pengambilan koper agak lama. Huhu
So, kita berempat deh.
(Eh kok udah berempat aja ya😂
Jadi aku sama temen dia juga sama temennya.)
Terlebih dahulu... kita pergi ke bagian Imigrasi di bandara KL. Seperti biasa ditanya tujuan dan menunjukkan paspor serta tiket pulang.
Sesudah itu paspor kita di stamp dan kembali mencari koper.Xoxo
Masih berempat.
Finally...
Kita menemukan tempat diturunkannya bagasi pesawat yang kita naiki.
Dua tourist itu baik sekali bantu angkat koper dan menunggu sampe pintu keluar. Dan ternyata mereka adalah seorang Entrepreneur muda dari Turki yang akan membuka bisnis di Malaysia.
Oh.. I see.
Akhirnya kita say goodbye di pintu utama bandara. Huhu
Nah pelajaran kali ini adalah...
Mengasah bahasa inggris agar lebih percaya diri dan better.
Just say goodbye and...
Nice to meet you Mr.😅
For the last.. i just want to say:
Jadilah orang yang menyukai hal baru dan selalu mengambil pelajaran dari pengalaman yg dialami. Walaupun itu hanya hal kecil.
See you later guys😉
~Yulia
You can call me U L I😅
Thankyouuu💛
Tidak ada komentar:
Posting Komentar